Showing posts with label marriage. Show all posts
Showing posts with label marriage. Show all posts

Marriage Isn't For You





Buat kalian yang merasa galau akan sebuah pernikahan, tulisan berikut ini wajib dibaca. Happy reading yah...


I met my wife in high school when we were 15 years old. We were friends for ten years until…until we decided no longer wanted to be just friends. :) I strongly recommend that best friends fall in love. Good times will be had by all.

Nevertheless, falling in love with my best friend did not prevent me from having certain fears and anxieties about getting married. The nearer Kim and I approached the decision to marry, the more I was filled with a paralyzing fear. Was I ready? Was I making the right choice? Was Kim the right person to marry? Would she make me happy?

Then, one fateful night, I shared these thoughts and concerns with my dad.

Perhaps each of us have moments in our lives when it feels like time slows down or the air becomes still and everything around us seems to draw in, marking that moment as one we will never forget.

My dad giving his response to my concerns was such a moment for me. With a knowing smile he said, “Seth, you’re being totally selfish. So I’m going to make this really simple: marriage isn’t for you. You don’t marry to make yourself happy, you marry to make someone else happy. More than that, your marriage isn’t for yourself, you’re marrying for a family. Not just for the in-laws and all of that nonsense, but for your future children. Who do you want to help you raisethem? Who do you want to influence them? Marriage isn’t for you. It’s not about you. Marriage is about the person you married.”

It was in that very moment that I knew that Kim was the right person to marry. I realized that I wanted to make her happy; to see her smile every day, to make her laugh every day. I wanted to be a part of her family, and my family wanted her to be a part of ours. And thinking back on all the times I had seen her play with my nieces, I knew that she was the one with whom I wanted to build our own family.

My father’s advice was both shocking and revelatory. It went against the grain of today’s “Walmart philosophy”, which is if it doesn’t make you happy, you can take it back and get a new one.

No, a true marriage (and true love) is never about you. It’s about the person you love—their wants, their needs, their hopes, and their dreams. Selfishness demands, “What’s in it for me?”, while Love asks, “What can I give?”

Some time ago, my wife showed me what it means to love selflessly. For many months, my heart had been hardening with a mixture of fear and resentment. Then, after the pressure had built up to where neither of us could stand it, emotions erupted. I was callous. I was selfish.

But instead of matching my selfishness, Kim did something beyond wonderful—she showed an outpouring of love. Laying aside all of the pain and aguish I had caused her, she lovingly took me in her arms and soothed my soul.

I realized that I had forgotten my dad’s advice. While Kim’s side of the marriage had been to love me, my side of the marriage had become all about me. This awful realization brought me to tears, and I promised my wife that I would try to be better.

To all who are reading this article—married, almost married, single, or even the sworn bachelor or bachelorette—I want you to know that marriage isn’t for you. No true relationship of love is for you. Love is about the person you love.

And, paradoxically, the more you truly love that person, the more love you receive. And not just from your significant other, but from their friends and their family and thousands of others you never would have met had your love remained self-centered.

Truly, love and marriage isn’t for you. It’s for others.

This post originally posted by ForwardWalking.com, a website dedicated to helping people move forward in life.

Bagaimana menjaga agar hubungan Suami-Istri selalu harmonis?

Sifat manusia pada dasarnya (bahasa kerennya "udah dari sononya.." hihi) cenderung untuk memperlihatkan sifat asli kepada setiap orang yang dekat seperti keluarga, orang tua, adik-kakak yang serumah dengan mereka. Bagaimana cara mengetahui sifat asli, kebiasaan buruk seseorang seperti tukang ngorok, tukang ngiler, tukang ngupil (contohnya ngga banget deh....eeeuuuww..hahaha) itu adalah dengan menginterogasi orang yang serumah dengan mereka, ya kan? Nah...artikel ini bukan ingin membahas soal itu...#lahh?? . Kali ini kita akan bahas bagaimana cara membuat kebiasaan baru dalam "rumah baru" kamu a.k.a pernikahan, bersama calon suami atau mungkin sekarang sudah jadi suami kamu. Here you go...
  1. Katakan "I Love you" sama pasangan setiap hari, setiap saat kamu punya kesempatan. Hanya terdiri dari 3 kata yang ngucapinnya ga lebih dari 3 detik...so simple but so meaningful.  
  2. Selalu gunakan kata "tolong" dan "terimakasih" kalau memerlukan bantuan.
  3. Tidak usah terlalu banyak menuntut "kamu harus begini, kamu harus begitu", tapi katakan baik2 seperti halnya kamu minta orang lain melakukannya "mungkin lebih baik kalo kamu begini/begitu deh..." sehingga pasangan pun tidak merasa itu sebuah tuntutan.
  4. Buat para suami jangan bertindak seperti majikan. Menjadi bossy atau ingin terlihat menguasai bisa jadi hal yang sangat menjengkelkan buat istri sekalipun tugas istri adalah melayani suami. Perlakukan istri seperti halnya kaum yang lebih lemah dan patut dilindungi, dan cintai istri seperti layaknya mencintai diri sendiri. Buat para istri memang harus tunduk sama suami, itu sudah kewajiban. Jangan mentang2 kita ikut bekerja (cari nafkah) lalu kedudukan kita dan suami jadi equal. It's not like that..Suami tetaplah seorang "Kepala Keluarga".
  5. Jadi istri jangan "bawel". Kalau suami sedang sangat sibuk dan tidak sempat mengerjakan sesuatu yang penting yang sudah kamu minta berkali-kali, cobalah untuk memintanya lagi mungkin setelah kamu melakukan sesuatu yang menyenangkan mereka (bikinin kopi, masakin indomie #jiaahh indomie). Atau sekedar bertanya "is there anything i could help?" (basa-basi aja...hihih). Cara tadi akan jauh lebih baik dibandingkan cara "darting" kaya gini ; "gw udah ngomong brapa ratus kali, minta tolong benerin genteng bocor...kapan si mo dikerjain?" (hahahaha, buset nyolot banget..).
  6. Hei suami-suami #halaahh cobalah untuk biasakan ngomong "terimakasih, sayang" untuk makanan yang sudah dimasak, untuk baju yang sudah dicuci, untuk pakaian yang dilipat dengan rapi, untuk rumah yang tetap bersih, untuk air hangat yang dipakai mandi bahkan untuk kopi yang dibuatkan. Hei istri-istri...#halaahh (brarti ada 2 kali hallaah di post ini) kita juga perlu mengucapkan terimakasih atas bantuan suami (nyuci, benerin genteng, dll) dan juga terimakasih atas uang belanja (woooo pernah ga ya?? hahaha).
  7. Tiap hari tanyakan sama suami atau istri, "ada yang bisa aku bantu hari ini, beib??" (jiaahhh #beib, hahaha).
  8. Tingkatkan kesabaran untuk hal-hal menyebalkan yang dilakukan pasangan kita, bahkan untuk sebuah kesalahan pasangan. Ingat, pasangan kita juga hanya manusia biasa dan bukan malaikat atau robot. Cinta itu selalu punya alasan untuk memaafkan.
  9. Selalu berpikir apa yang bisa kamu berikan untuk pernikahan, bukan apa yang bisa kamu dapatkan...
  10. Belajar untuk saling mengalah dalam perbedaan pendapat, pandangan ataupun prinsip (jangan kaya artis..alesan pisahnya selalu beda prinsip...#preeett). Dengan cara itu, satu saat apabila kamu merasa sangat benar dan tidak bisa disalahkan, pasangan akan merasa ikhlas untuk mengalah karena kamu sering melakukannya untuk mereka.
  11. Doakan pasanganmu setiap hari dan cobalah untuk berempati terhadap beban yang sedang mereka hadapi.
  12. Lakukan juga doa bersama setiap hari, pagi atau malam, walaupun hanya sebentar.
  13. Jangan membahas kesalahan masa lalu pasangan di depan publik dan menjadikannya bahan becandaan, karena mungkin saja mereka tertawa sama-sama tapi sudah terluka dalam hati dan mungkin bisa meledak kapan aja...(sereeemmm....).
  14. Jangan memperluas masalah yang sedang kalian "ributkan". Bila sudah melebar, ingatkan pasangan untuk kembali ke topik yang menjadi sumber keributan dan cari jalan keluarnya. Dan jangan pernah melakukannya di depan anak-anak dan depan publik.
  15. Have a quiet little escape or short honeymoon sesekali. Titipkan anak2 and...have a date.
 Saya bukan seorang ahli psikolog atau konselor rumah tangga, ini hanya tips yang saya kumpulin dari hasil googling, dan pengalaman pribadi...hihihi.

Have a happily ever after marriage, you guys...

Ada yang mo nambahin? At the comment field please...

PMS...Pre Married Syndrome

Mempersiapkan pernikahan memang bukan hal yang mudah. Diperlukan energi yang lebih dalam berbagai hal seperti tenaga, waktu, uang, bahkan pikiran dan emosi calon pengantin. Karena pesta pernikahan itu bukan seperti pesta ulang tahun yang momennya berulang setiap tahun. Kebanyakan orang justru menginginkan pesta pernikahan itu terjadi SEKALI dalam seumur hidup. Apa aja sih yang biasanya menjadi penyebab seseorang semakin sensitif atau bahasa kerennya "stress" (padahal si ga separah itu juga...hehe) menjelang pernikahannya? Hal-hal berikut adalah penyebab dan cara mengatasi PMS alias Pre Married Syndrome (bukan Menstruation yah..) :
  1. Kelelahan fisik >> Survey venue, fitting gaun, testfood catering, test make-up, foto prewedd dan serangkaian proses menjelang pernikahan yang seabreg-abreg memang membutuhkan tenaga yang esktra. Belum lagi acara lamaran/pertunangan untuk mempertemukan kedua belah pihak keluarga, persiapan dokumen untuk birokrasi catatan sipil, persiapan dokumen untuk pemberkatan/akad nikah. Pilih model undangan, souvenir....(saya aja lama2 pegel ngetik sambil mikirin apalagi yaahh?? hihihi). Cara mengatasinya? Istirahat cukup, minum multivitamin, dan jangan memaksakan diri. Kalo udah cape ya istirahat..jangan bandel (koq jadi sewot?? hahaha). Pandai2 mengatur waktu, bila perlu minta bantuan teman atau saudara untuk mengurus beberapa hal yang kira2 mereka bisa lakukan. Atau cara lain? Gampang...gunakan saja JWO (#promcol promosi colongan...wkwkwk). Walaupun ada juga hal-hal yang mengharuskan kamu terjun langsung seperti fitting baju, konseling pernikahan (bila ada), test make-up, dan sebagainya, tapi at least kamu ngga perlu mengatur jadwal sendiri karena ada "Asisten pribadi" menyangkut hal2 persiapan tersebut dan yang paling penting ngga perlu capek karena muter-muter cari vendor wedding yang sesuai keinginan dan budget karena sudah dikerjakan sama WO. Menggunakan WO mengurangi sebagian tingkat kelelahan dan stress kamu menjelang pernikahan, trust me....
  2. Kelelahan mental >> Actually, ini kelanjutan dari faktor diatas. Biasanya pikiran2 negatif itu datang pada saat kita kecapean (fisik). 
  • Pihak orang tua yang banyak permintaan (sebenarnya biasa-biasa aja, tapi krn kita cape jadi keliatan banyak..), akhirnya malah sering membuat hubungan kita sama ortu jadi renggang karena mungkin menurut kita ga perlu, ga bagus, tapi menurut ortu  itu wajib, daaan banyak hal lain yang bisa jadi pemicu. Cara mengatasinya? Kita dan ortu memang hidup di jaman yang berbeda. Yang harusnya ada di jaman mereka belum tentu perlu diadakan di jaman kita. Memang adakalanya permintaan mereka mungkin tidak bisa kita penuhi, tapi komunikasikan saja dengan santai, beri pengertian sehalus-halusnya, ajak ngobrol sambil ngopi2, hehehe, dan tidak perlu pakai emosi. Ingat, bukan cuma kamu yang sedang dalam masa transisi from single to married, tapi ortu juga sedang bersiap-siap "kehilangan anaknya", karena selesai married kamu pasti punya kehidupan baru (that's why ucapannya selalu "selamat menempuh hidup baru"), dan itu adalah hal yang membahagiakan tapi juga sekaligus menyedihkan buat mereka sehingga ga heran kalo banyak juga ortu yang sensi menjelang pernikahan anaknya...Justru disaat2 inilah kalian perlu saling mengerti. Lakukan kegiatan bareng2 seperti nyalon, creambath, meni pedi (khusus cewe dan mamanya brarti loh yaa...hahaha), nonton bioskop, jogging, ngopi2, refreshing (ini baru bisa buat cowo...hihihi). Ga ada salahnya koq pergi hang out sekali2 bareng ortu..bisa mempererat hubungan kalian dan kalo udah adem baru sampaikan keinginan kalian yang sebenarnya...
  • Mendadak merasa ga siap menikah. Chill out..bukan cuma kamu yang merasa kaya gitu, buanyaakkk...hehehe. Ada banyak alasan untuk membatalkan pernikahan yang mendadak muncul menjelang pernikahan. Apakah dia orang yang tepat? Salah pilih ga ya? Kebanyakan pasangan mengalami masa galau sebelum pernikahan, mungkin karena masing2 punya kemauan yang beda untuk acara pernikahan, bisa juga karena ngebelain keluarga masing2, bahkan ada juga yang emang karena bawaan cape, jadi hal kecil yang ngga perlu dimasalahin bisa membuat keributan besar ataaauuu...jeng jeng jeng..masa lalu (bisa jadi mantan) pasangan kamu yang baru ketahuan masi ada contact2an menjelang married yang membuat kamu jadi ragu-ragu..hmmm. Cara mengatasinya? Sekali lagi, relax..Past stay in the past. Beda cerita kalo itu masi berlanjut sampai sekarang...(nah lo..). Berpikirlah positif. Coba inget2 alasan kenapa kamu mau menikah dengannya, atau alasan kenapa kamu mau pacaran sama dia. Ingat masa-masa PDKT, kencan pertama yang buat hati berdebar-debar,  masa-masa falling in love.... Lalu yakinkan hati kalau kamu sudah memilih orang yang tepat, bila perlu bawa dalam doa  .
  • Mendadak jadi orang cepet Galau, emosian dan labil. Dibecandain temen sedikit langsung tersinggung, padahal biasanya juga kamu termasuk orang yang "tahan banting", diledekin kaya apa juga ngga ngaruh. Itu artinya kamu kecapean..butuh istirahat. Mungkin karena format undangan yang salah, padahal udah berapa kali direvisi akhirnya sebar undangannya jadi telat. Atau pesanan souvenir yang belom selesai padahal udah deket hari H. Mungkin juga karena pengaruh berat badan yang bukannya semakin mendekati berat ideal tapi malah tambah gemuk..pipi, lengan, perut semua jadi "chubby" , atau mendadak berat badan kamu turun drastis, jadi gaunnya harus di fitting ulang. Atau bahkan terlalu kuatir mikirin detail acara, sampe2 yang ga perlu ada diada2in..kira2 apalagi yang belom yah?? Cara mengatasinya? Perbanyak waktu santai, dengerin musik kesukaan kamu pake earphone. Kalau emosi memuncak, diem dulu, tarik napas panjang minimal 3 kali diulang2 biar tenang dan kamu bisa berpikir dengan jernih. Adakan acara hang out bareng teman2 yang rame dan pasangan kamu ngga ikut, untuk sekedar refreshing (bukannya gatel cari yang baru loohh..) . Atau bisa juga lakukan "Me Time", seharian ada di tempat kesukaan kamu dan melakukan aktivitas yang paling kamu sukai sendirian. Misalnya kalo cewe (knapa cewe mlulu yang duluan jadi contoh...suka2 yang nulis..weee) ke salon dan lakukan perawatan full body mulai dari kepala sampe ujung kaki. Atau leyeh2 di kamar, nonton DVD, maen game sambil ngemil, fishing, shopping, even travelling sendirian (kalo emang hobby).
Conclusion: PMS atau Pre Married Syndrome itu hal yang sangat normal, wajar dan manusiawi koq...hehehe. Asal kita mengatasinya dengan cara yang tepat. Proses ribet dan menguras tenaga selama persiapan pernikahan itu memang PASTI ada, justru disitu seninya...Jalani aja dengan santai, setelah hari H kamu pasti lega semua sudah selesai, dan entah berapa lama setelah kamu menikah mungkin kamu akan merindukan masa2 persiapan pernikahan kamu...trust me! (dua kali saya ngomong trust me di post ini) #ga penting. 
See ya' on the next post..

Lagu-lagu Wedding / Wedding Songs

Ada banyak pilihan lagu yang bisa dijadikan lagu pengantar atau backsound dari salah satu prosesi di hari pernikahan maupun yang akan dinyanyikan disepanjang acara resepsi. Dari bahasa indonesia, bahasa daerah, bahasa inggris, bahasa mandarin, bahasa jepang, dan bahasa2 lainnya yang pastinya saya ga ngerti  . Tapiiii..kadang2 (ga kadang2 deh, SERING) kita suka lupa untuk ngeliat lirik lagunya, apalagi kalau itu lagu berbahasa asing yang mungkiiiinnnn kita ga ngerti artinya as long as lagu itu menurut kita enak didenger dan dibawain.

Emaaangg...ga salah kalo kita mau milih lagu yang ga ada hubungannya sama "Tema" (wedding), sah-sah aja siiii...tapi, mungkin akan lebih baik lagi kalau kita memilih lagu yang cocok didenger dan cocok juga liriknya untuk mewakili perasaan di hari pernikahan yang pastinya berbunga2 . Saya pernah dateng ke sebuah resepsi pernikahan teman,sepanjang resepsi berjalan ada beberapa lagu yang saya tuh ngga SREG banget dengernya, sebenernya lagunya sih bagus, cuman kurang cocok aja kalau dibawain di acara wedding. Salah satu lagunya tuh, Saving All my love for you - Whitney Houston yang dari pertama liriknya aja udah "A few stolen moments is all that we share, You've got your family, and they need you there" saya langsung mikir "apa pria yg married sama temen saya sekarang itu suami orang??"hahaha...But, anyway that's just my opinion yah...dalam pelaksanaannya seperti tadi saya blg, mo bawain lagu apa aja, Bang Toyib, Keong Racun selama si penyanyi dan pengantin ga terganggu (tamu ga usah dipikirin), SAH-SAH AJA .

Berikut ini adalah lagu2 yang bisa jadi pilihan kamu untuk wedding, dont worry ini semua lagu2 yang liriknya juga cocok untuk wedding day koq   .

Lagu untuk prosesi masuk pemberkatan nikah:
1. Great Is Thy Faithfulness (Besar SetiaMu)
2. He will be there (Sbab Kau sertaku)
3. Ave Maria - Il Divo atau Celine Dion
4. The Prayer - Josh Groban & Charlotte Church
5. Father We Commit to you - Lynn walker
6. When I Found You - Bebe Winans
7. You are - Ron Kenolly & Darlene Zschech
8. One Hope - Darlene Zschech
9. When God Made You - Natalie Grant & Newsong
10. Household of Faith by Steve Green
11. How great is our God - Chris Tomlin
12. Smua baik (Dari semula tlah Kau tetapkan)
13. Bapa sentuh hatiku
14. Kini kita satu (Kaulah satu tulang dari tulangku)
15. Bersama Kluargaku (As for me and my house)
16. Captivated - True Worshiper
17. Satukan Kami (Jadikan kami sehati sepikir)
18. Nobody loves me like you do - Edward Chen
19. Completely - Ana Laura
20. KasihMu tiada duanya (Belum pernah ada kasih di dunia..)

Lagu untuk Prosesi masuk resepsi (gedung):
1. I Believe my heart - Duncan James & Keedie
2. I believe in you - Celine Dion & Il Divo
3. Time of our lives - Tony Braxton & Il Divo
4. Time to say goodbye - Sarah Brightman (jangan salah liat judulnya loh, sbnrnya bukan lagu soal goodbye koq, tapi goodbye to the past and welcome future with your true love) 
5. From this moment - Shania Twain
6.  I want to spend my life time loving you - Tina Arena & Marc Anthony
7.  I am your angel - Celine Dion & R Kelly
8. A whole new world - Peabo Bryson & Regina Belle
9. Endless Love - Mariah Carey & Luther Vandroos
10. A moment like this - Kelly Clarkson
11. Karena Cinta - Delon Idol
12. Sempurna - Andra & The Backbone
13. Bahagia - Surya & Cynthia
14.  Aku & Dirimu - BCL & Ari Lasso
15. I finally found someone - Bryan adams & Barbra Streissand
16. Tonight I celebrate my love for you - Roberta Flack & Peabo Bryson
17. At the beginning - Richard Marx & Donna Lewis
18. Heaven - Bryan Adams
19. can you feel the love tonight - Elton john
20. Thank God i found you - Mariah Carey & 98 Degrees

Lagu untuk ucapan terimakasih ke orangtua (sungkeman)
1. Di doa ibuku - Nikita
2. Bunda - Melly Goeslaw
3. Bunda Piara (Bila kuingat lelah ayah bunda)
4. Doa seorang anak - Yulia Pardede
5. Hanya satu - Mocca
6. Cinta untuk mama - Kenny
7. Surga di telapak kakimu - Gita Gutawa
8. Terima kasih cinta - Harvey Malaiholo (bukan Afgan loh ya..)
9. Terima kasih Tuhan Yesus untuk mama dan papa - (lupa siapa yang nyanyi...hihihi)
10. A song for mama - Boyz 2 Men (Didenger enak dinyanyiin susah..wakakakaka).

Lagu potong kue, wedding toast, and other celebrations yang sifatnya hore-hore 
1. Congratulations - Unbekannt
2. Cinta - Chrisye
3. Kisah Romantis - Glenn Fredly
4. Marry You - Bruno Mars (liriknya agak konyol si..tapi lucu and seru koq hihi)
5. Accidently in love - Counting Crows
6. Cant take My eyes of you - Gloria Gaynor
7. L.O.V.E - Natalie Cole
8. Looking for Paradise - Alicia Keys & Alejandro Sanz
9. Everything - Michael Buble
10. Sugar sugar - The Archies


Lagu general yang bisa dinyanyikan sepanjang resepsi:
1. All my life - Kc & Jojo
2. Valentine - Martina Mcbride
3. The Gift - Jim Brickman
4. I Swear - All for one
5. Now and Forever - Richard Marx
6. Way Back into Love - Hugh Grant & Halley Bennett
7. So amazing - Beyonce & Stevie Wonder
8. The power of love - Celine Dion
9. Have I told you lately - Rod Stewart
10. Lucky - Jason Mraz & Colbie Caillat
11. You decorated my life - Kenny Rogers
12. Thank you for loving me - Bon Jovi
13. You light up my life - Debie Boone
14. Cant smile without you - Barry Manillow
15. This i promise you - N Sync
16. When a man loves a woman - Michael Bolton
17. I want love that will last - Renee Olstead
18. First Love - Utada Hikaru
19. Truly - Lionel Richie
20. Always on my mind - Willie Nelson

Sebenarnya masih buanyaaaaakk banget lagu2 bertemakan cinta yang bisa dinyanyiin pada saat wedding, pegel juga kalo ditulisin satu-satu   . Yang terpenting, dalam hal pemilihan lagu jangan lupa untuk liat dulu liriknya, kira-kira cocok atau ngga untuk dibawakan pada saat wedding. Ga semua love songs cocok loh...apalagi "hare genee" banyak lagu2 yang tema-nya cinta tapi nyleneh. Cinta sama selingkuhan, sephia, or whatever it called lah.... Finally, happy choosing yah .

Ada lagu tambahan? Silakan tambahin di comment. 

How do you know if you're in love, lust, or marriage?

LOVE - - when your eyes meet across a crowded room.
LUST - - when your tongues meet across a crowded room.
MARRIAGE - - when your belt won't meet around your waist, and you don't care.

LOVE - - when intercourse is called making love.
LUST - - all other times.
MARRIAGE - - what's intercourse?

LOVE - - when you argue over how many children to have.
LUST - - when you argue over who gets the wet spot.
MARRIAGE - - when you argue over money.

LOVE - - when you share everything you own.
LUST - - when you think twice about giving your partner bus money.
MARRIAGE - - when the bank owns everything.

LOVE - - when it doesn't matter if you don't climax.
LUST - - when the relationship is over, if you don't climax.
MARRIAGE - - what's a climax?

LOVE - - when you phone each other just to say "Gidday".
LUST - - when you phone each other just to arrange sex.
MARRIAGE - - when you phone each other to find out what time your son's game starts.

LOVE - - when you write poems about your partner.
LUST - - when all you write is your phone number.
MARRIAGE - - when all you write are checks.

LOVE - - when you show concern for your partners' feelings.
LUST - - when you couldn't give a shit.
MARRIAGE - - when your only concern is what's on TV.

LOVE - - when your farewell is "I love you darling ..."
LUST - - when your farewell is "So, same time next week?"
MARRIAGE - - when your farewell is silent.

LOVE - - when you are proud to be seen in public with your partner.
LUST - - when you only ever see each other in the bedroom.
MARRIAGE - - when you never see each other awake.

LOVE - - when your heart flutters everytime you see them.
LUST - - when your groin twitches everytime you see them.
MARRIAGE - - when your wallet empties everytime you see them.

LOVE - - when nobody else matters.
LUST - - when nobody else knows.
MARRIAGE - - when everybody else matters and you don't care who knows.

LOVE - - when all the songs on the radio describe exactly how you feel.
LUST - - when it's just the same mushy old shit.
MARRIAGE - - when you never listen to music.

LOVE - - when breaking up is something you try not to think about.
LUST - - when staying together is something you try not to think about.
MARRIAGE - - when just getting through today is your only thought.

LOVE - - when you're interested in everything your partner does.
LUST - - when you're only interested in one thing.
MARRIAGE - - when you're not interested in what your partner does and the one thing you're interested in is your golf score.

(c) JokeMaster Funnies, New! Improved Fat-Free, Low-Cal Funnies!

Marriage Quotes

  • "Behind every great man there is a surprised woman." -- Maryon Pearson 
  •  "Before marriage a man will lay awake all night thinking about something you said; after marriage he'll fall asleep before you have finished saying it." -- Helen Rowland  
  • "An archaeologist is the best husband a woman can have. The older she gets, the more interested he is in her." -- Agatha Christie 
  •  "Any woman can fool a man if she wants to and if he's in love with her." -- Agatha Christie
  • "Marriage is the perfection of what love aimed at, ignorant of what it sought." -- Ralph Waldo Emerson  
  • "Marriage - a book of which the first chapter is written in poetry and the remaining chapters written in prose." -- Beverly Nichols 
  • "To keep your marriage brimming, With love in the wedding cup, Whenever you're wrong, admit it; Whenever you're right, shut up." --Ogden Nash 
  • "Whatever souls are made of, his and mine are the same." -- Emily Bronte  
  • "The critical period in matrimony is breakfast-time." -- Sir Alan Patrick Herbet  
  • "Marriage is a lottery, but you can't tear up your ticket if you lose." -- F.M. Knowles  
  • "Shotgun wedding: a case of wife or death." -- Anonymous  
  • "If there is such a thing as a good marriage, it is because it resembles friendship rather than love." -- Michele de Montaigne  
  • "There is only one happiness in life, to love and be loved." -- George Sand  
  • "Love me tender, love me sweet, never let me go." -- Elvis Presley  
  • "For one human being to love another; that is perhaps the most difficult of our tasks; the ultimate, the last test and proof; the work for which all other work is but preparation." --Rainer Maria Rilke  
  • "To love another person is to see the face of God." – Les Miserables  
  • "Love is but the discovery of ourselves in others, and the delight in the recognition." -- Alexander Smith  
  • "There is no remedy for love but to love more." -- Henry David Thoreau 
  • I never knew how to worship until I knew how to love. -- Henry Ward Beecher  
  • "You call it madness, but I call it love." -- Don Byas  
  • "A kiss is a lovely trick designed by nature to stop speech when words become superfluous. -- Ingrid Bergman 
  •  "He who is devoid of the power to forgive, is devoid of the power to love." -- Dr. Martin Luther King, Jr.  
  • "Music is love in search of a word." -- Anonymous  
  • "Life has taught us that love does not consist of gazing at each other, but looking outward in the same direction." -- Antoine de Saint-Exupery  
  • "Marriage is our last, best chance to grow up." -- Joseph Barth  
  • "A successful marriage requires falling in love many times, always with the same person." -- Germaine Greer  
  • "This is the miracle that happens every time to those who really love; the more they give, the more they possess." -- Rainer Maria Rilke  
  • "Love is the master key which opens the gates of happiness." -- Oliver Wendell Holmes  
  • "Love is space and time measured by the heart." -- Marcel Proust (1871-1922)  
  • "You will find, as you look back upon your life, that the moments when you really lived are the moments when you have done things in the spirit of love." -- Henry Drummond 
  •  "Where there is great love, there are always miracles." --Willa Cather